Kimia = BOM ?

Saya seorang lulusan kimia. Setiap ada yang bertanya saya lulusan apa dari universitas mana, setelah saya jawab lulusan kimia ugm, banyak dari mereka yang dengan cepat melanjutkan pertanyaannya, ” Bisa bikin bom donk?. Mungkin Anda salah satu dari mereka ?🙂

Sebegitu ngerikah belajar kimia sampai-sampai yang terpikirkan pertama kali langsung BOM ? Kalau begitu jangan-jangan mereka juga ngeri dengan orang-orang lulusan kimia? hehe

Sebagai orang yang pernah belajar kimia, ada baiknya saya luruskan. Bukan berarti yang kemarin  salah, tapi ada hal-hal lain yang perlu diketahui. Tujuannya satu, agar tidak banyak lagi orang salah persepsi mengenai kimia. Apalagi anak-anak kita, adik-adik kita yang mungkin dari awal  “say no to chemistry” karena informasi yang kurang tepat.

BOM memang salah satu benda yang di dalamnya terkandung bahan-bahan kimia, dan orang kimia memang mempelajarinya.

Tapi sadarkah Anda bahwa air minum yang biasa Anda konsumsi setiap hari juga sebenarnya salah satu bahan kimia ? Air yang mempunyai rumus molekul H2O merupakan ikatan antara 2 atom Hidrogen dan Oksigen? Jadi selama ini setiap mengkonsumsi air maka secara otomatis Anda memakan hidrogen dan oksigen?

Tahukah Anda bahwa berbagai makanan lezat yang kita makan juga semuanya terdiri dari unsur-unsur kimia? Contoh mudah adalah nasi, makanan pokok orang Indonesia, di dalamnya banyak terkandung karbohidrat, kalau dipecah menjadi senyawa yang lebih sederhana maka nasi terdiri dari glukosa-glukosa. Apa itu glukosa? Gabungan antara Carbon, Oksigen dan Hidrogen. Jadi setiap harinya Anda mengkonsumsi unsur-unsur itu.

Tahukah perabot rumah tangga, alat elektronik dan berpuluh-puluh benda mati lainnya di rumah Anda juga isinya senyawa kimia?

Anda merasa bumi sangat panas akhir-akhir ini? Mungkin Anda mau menjawab karena global warming? Yup, Anda memang benar, kalau Anda pernah mempelajari prosesnya, itu juga kimia.

Dan tahukah bahwa tubuh yang Anda miliki sekarang di dalamnya penuh dengan senyawa, molekul, dan unsur kimia?

Ini hanya sedikit contoh, masih banyak sekali contoh yang lain.

Begitulah kimia, kimia bukan hanya ada di BOM, tapi ada di seluruh lini kehidupan kita, tepat seperti slogan yang tidak pernah berhenti dikobarkan oleh profesor saya dulu, Bapak Utoro Yahya,

” Life is Chemistry, No Life Without Chemistry “

Jadi, bahan kimia yang selama ini dipahami oleh banyak orang lebih tepatnya adalah bahan kimia berbahaya karena kenyataannya tidak semua bahan kimia membahayakan. Dalam ilmu kimia, khusus bahan-bahan kimia yang berbahaya disebut dengan golongan B3 singkatan dari “Bahan Berbahaya dan Beracun”.  Jadi, bahan-bahan lain seperti air tetap disebut sebagai bahan kimia tapi tanpa embel-embel berbahaya dan beracun.

Hmm,, kita memang sudah dekat dengan kimia dan tidak bisa lagi terpisahkan… Kimia tidak melulu membahas bahan beracun, bahan peledak dan bahan berbahaya lainnya, tapi banyak hal yang kita bisa pelajari dengan kimia.

Sekarang, masih ngerikah Anda dengan kimia???🙂🙂

-Asna-

2 thoughts on “Kimia = BOM ?

  1. salam kenal ……
    tak sengaja saya membaca blog anda karena saya sedang mencari alamt SMA global school putra dharma yang ada di metlan tambun . iseng2 saya buka “chemistry” karena saya jugasuka chemistry, seorang guru , slogan “Life is Chemistry, No Life Without Chemistry ” jelas ada dibenakku dari dosen saya sekaligus pembimbing skripsi yaitu Mr. Utoro Yahya. boleh kenal g ya? mbak asna angkatan brapa ya ? kebetulan saya juga alumni kimia UGM angkatan 2000.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s